Psikologi Perkembangan

oleh Windi Susanti (Departemen Kesekretariatan dan Dana Usaha)

Karya : Andi Thahir, En.D

Buku Psikologi Perkembangan ini membahasa perkembangan manusia dari fase Prenatal hingga akhir kehidupan, dilengkapi dengan panduan observasi bagi mahasiswa untuk melakukan observasi perkembangan peserta didik.

Epistemologi Perkembangan : Dia-lah yang menciptakan kamu dari tanah kemudian dari setetes mani, sesudah itu dari segumpal darah, kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang anak, kemudian (kamu dibiarkan hidup) supaya kamu sampai kepada masa (dewasa), kemudian (dibiarkan kamu hidup lagi) sampai tua, di antara kamu ada yang diwafatkan sebelum itu. (Kami perbuat demikian) supaya kamu sampai kepada ajal yang ditentukan dan supaya kamu memahami(nya). (Q.S Al-:Mu’min :40:67).

BAB I : TEORI-TEORI DALAM PSIKOLOGI PERKEMBANGAN

  1. TEORI PERKEMBANGAN KEROHANIAN IMAM AL-GHAZALI
  2. Struktur Kepribadian Menurut Al-Ghazali

Menurut Al-Ghazali, pada diri manusia terkumpul sekaligus empat dimensi kejiwaan.

  1. dimensi ragawi (al-jism), 
  2. dimensi nabati (al-natiyyah), 
  3. dimensi hewani (al-hayawaniyyun),  
  4. dimensi insani (al-insaniyyah).

Jiwa dan badan terdiri dari dua dunia yang berbeda, jiwa berasal dari dunia metafisik, bersifat imaterial, tidak berbentuk komposisi, mengandung daya mengetahui yang bergerak dan kekal. Sedangkan badan merupakan substansi yang berasal dari dunia metafisik, bersifat materi, berbentuk komposisi tidak mengandung daya-daya dan tidak kekal. Jiwa merupakan sub sistem jiwa (nafs) yang di dalamnya terdiri dari ruh, akal, dan kalbu yang semua itu merupakan daya-daya penggerak dan dapat memengaruhi gerak badan (Riyadi, 2008).

Al-Ghazali membagi beberapa tingkatan kejiwaan. Yaitu;

  1. Pertama, jiwa yang tenang (an-nafs al-mutmainnah) adalah jiwa yang berada pada perkembangan jiwa tatkala mendapatkan ketenteraman dan kedamaian karena Tuhan.
  2. Kedua, jiwa yang penuh penyesalan (an-nafs al-lawwah) adalah mencela.
  3. Ketiga, jiwa yang memerintah (an-nafs al-‘amarah) pada taraf ini termasuk jiwa yang belum dimurnikan atau dibersihkan dari sumber segala jenis perbuatan untuk memenuhi perbuatanperbuatan dengan semua yang             merupakan kemurkaan (ghadlab) dan keinginan (syahwah) untuk menguasai jiwa.

Al-Ghazali dalam mengupas hakikat manusia, beliau menggunakan empat term, yaitu: (1) al-qalb; (2) al-ruh; (3) al-nafs; dan (4) al-‘aql.

  •  PERKEMBANGAN ROHANI MENURUT IMAM AL GHAZALI

Menurut Imam Ghazali perkembangan rohani ialah perkara yg terdiri dari akal, nafsu, jiwa dan roh. Menurut Islam perkembangan rohani insan dari kanakkanak hingga remaja terbagidalam empat tingkatan yaitu:

  1. Kanak-Kanak (Usia 2–6 Tahun).
  2. Kanak-Kanak Akhir (Usia 7-12 Tahun).
  3. Remaja Awal (Usia 12-15 Tahun)
  4. Remaja (15-20 Tahun)
  5. TEORI PERKEMBANGAN MATURITAS ARNOLD L GESSEL
  6. Sudut Pandang Teoritis Gessel

Seorang anak yang berkembang dengan kecepatan lambat bila dibandingkan dengan anak lain tidak dapat diubah dari arah yang sedang ditempuhnya, begitu juga dengan anak yang berkembang lebih cepat tidak bisa diubah arahnya (Salkind, 2009: 79).

  • Konsep Pematangan

Pertumbuhan dan perkembangan menurut Gesell dipengaruhi oleh dua faktor utama. Pertama, anak adalah produk dari lingkungannya. Kedua adalah perkembangan anak berasal dari dalam, yaitu dari aksi gen-gen tubuhnya. Kedua proses di atas disebut “kematangan” (Crain, 2007:30).

  • Pola
  • Gerakan tanpa tujuan pada saat lahir;
  • Bertahap kemampuan untuk berhenti dan menatap;
  • 1 bulan – fokus pada objek dekat wajah;
  • 4 bulan – koordinasi visual fokus dan tangan bergerak dengan objek yang besar (misalnya kerincingan);
  • 6 bulan – koordinasi visual fokus dan tangan bergerak dengan sebuah benda kecil; dan
  • 10 bulan – kemampuan untuk melihat dan mengambil sebuah benda kecil dengan menjepit atau pegangan.
  • Kedudukan perbedaan individu

Menurut Gesell (Salkind, 2009: 87) bahwa “Perkembangan anak dikendalikan sepenuhnya oleh prinsip-prinsip perkembangan yang ditentukan secara biologis dan menghasilkan urutan proses pematangan yang bersifat pasti.”

  • Penerapan teori gesell dalam perkembangan manusia

Ketika anak siap belajar, mereka pun akan belajar. Jadi kata kuncinya adalah kesiapan. Jika anak siap belajar, maka anak akan berkembang. Namun orang tua juga memperhatikan lingkungan normal yang menjadi faktor aktif yang merangsang dan mencakup banyak kejadian yang berbeda-beda (Salkind, 2009: 97).

  • TEORI PERKEMBANGAN EKOLOGI URIE BROFENBRENNER

Teori ekologi dikembangkan oleh Urie Bronfenbrenner (1917) yang fokus utamanya adalah pada konteks sosial di mana anak tinggal dan orang-orang yang memengaruhi perkembangan anak.

  1. Mikrosistem adalah setting dimana individu menghabiskan banyak waktu.
  2. Mesosistem adalah kaitan antar-mikrosistem.
  3. Eksosistem (exosystem) terjadi ketika pengalaman di setting lain (dimana murid tidak berperan aktif) memengaruhi pengalaman murid dan guru dalam konteks mereka sendiri.
  4. Makrosistem adalah kultur yang lebih luas.
  5. Kronosistem adalah kondisi sosiihistoris dari perkembangan anak.

“Download file untuk tulisan selengkapnya”

Add a Comment

Your email address will not be published.