Luar Biasanya Indonesia

Ailyn
Makassar, 5 Agustus 2021

Itu pukul 9 pagi ketika aku keluar dari rumah sembari mengusap layar ponsel, sekedar membuka sosmed atau berbalas pesan. Sebelah tangan lainnya menggaruk kepala. Ah, hari ini sepertinya aku harus keramas.

Aku duduk di bangku, mencari posisi yang nyaman.

“Re, Mamamu ada?” Suara dari luar pagar mengambil alih atensiku.

Raut wajah Bu Mila—seorang ibu dua anak yang  suaminya jadi buruh kasar di pulau seberang—tampak cemas.

“Ada, sebentar saya panggilkan.” Aku membuka pagar dan mempersilahkannya masuk.

Mama dan Bu Mila bertukar kata, aku mendengarkan. Wajah Bu Mila tampak lelah, mata panda menghiasi mata bulatnya, ia terlihat sepuluh tahun lebih tua dalam beberapa hari tak terlihat.

“klik file untuk tulisan lengkapnya”

Add a Comment

Your email address will not be published.