Keutamaan Pengaderan

Pasti banyak yang bertanya kenapa dalam sebuah organisasi diadakan kaderisasi khususnya di lingkungan kampus? Apakah memang proses kaderisasi ini memiliki pengaruh yang begitu signifikan terhadap suatu organisasi? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut,sebelumnya saya akan menguraikan apa arti dari ‘’pengaderan’’ itu sendiri.

Pengaaderan berasal dari kata ‘’kader’’ yang berarti penerus. Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Pengaderan merupakan proses, cara, perbuatan mendidik atau membentuk seseorang menjadi kader. Jadi dari definisi tersebut dapat dikatakan bahwa tujuan dari proses kaderisasi ini adalah untuk membentuk generasi penerus sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam organisasi yang bersangkutan. Proses pengaderan ini diturunkan dan diwariskan kepada setiap generasi dari masa ke masa, sehingga proses ini menjadi sebuah tradisi.Setiap generasi dari setiap zaman yang berbeda akan memiliki tujuan lain dalam mengadakan pengaderan,tetapi tujuan utama itu tidak pernah hilang.

Proses kaderisasi ini sangat penting dalam kelangsungan organisasi, jika proses ini mengalami hambatan maka proses kinerja organisasi tersebut juga akan terhambat. Maka dari itu proses kaderisasi ini memiliki peran sentral untuk menghasilkan output kader yang diharapkan tetap menjalankan organisasi tersebut.

Berbicara masalah output, terdapat sebuah pola kaderisasi yang diterapkan selama proses kaderisasi berlangsung. Pola-pola tersebut biasanya akan disesuaikan dengan kebutuhan organisasi yang bersangkutan. Jika dilihat dari beberapa pola kaderisasi Himpunan Mahasisiwa di Perguruan Tinggi adalah menciptakan kader yang memiliki hubungan emosional yang tinggi antar anggota organisasi dan organisasi itu sendiri, juga menanamkan sikap loyalitas terhadap organisasi yang dijalaninya.

Pertanyaan selanjutnya ,’’Lalu bagaimana proses pengaderan yang dianggap ideal?’’.

Tentunya dalam melakukan pengaderan yang ideal, harus didasarkan pada tujuan dan esensi dari pada pengaderan itu sendiri, tanpa mengesampingkan hal-hal yang terkandung dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi. Juga terkait bagaimana konsep yang diterapkan dalam proses kaderisasi tersebut bisa menghasilkan kader-kader yang ideal.

Secara garis besar, ada beberapa konsep yang diterapkan dalam proses kaderisasi, yaitu:

  1. Life skill

Dalam hal ini  pentransferan materi yang dialogis dan melalu proses berfikir yang rasional. Biasanya orang-orang yang dikader akan lebih mudah menerima apa yang disampaikan oleh pemateri. Tapi, jika kita berharap terjadinya penerimaan yang utuh terhadap materi yang disampaikan, jangan berpikir hal itu akan berhasil jika cara yang dilakukan oleh pemateri cenderung bersifat pemaksaan pikiran. Maka harus dibangun suasana kondusif untuk berpikir bersama, mengeluarkan ide-ide, dan menelaah sesuatu dari sudut pandang masing-masing.

  1. Ketauladanan dari pengaderan

Pengaderan yang ideal adalah yang bisa membimbing peserta kader menjadi kader yang baik. Namun, untuk mewujudkan hal tersebut pihak yang mengader terlebih dahulu harus menerapkan nilai-nilai yang akan ditransfer kepada peserta kaderisasinya. Dengan kata lain, pihak yang mengader harus memberi contoh yang baik kepada kader-kadernya.

  1. Bersifat religius

Jika dalam proses pengaderan didasari oleh pemahaman agama,maka tentunya akan melahirkan output kader yang senantiasa bersifat kritis, akademis dan idealis.

Kemudian pertanyaan selanjutnya ‘’apakah proses kaderisasi saat ini bukannya menghasilkan output yang care terhadap organisasi yang dijalani, melainkan hanya merasa membuang-buang waktu dengan mengikuti proses kaderisasi tersebut?’’

Jika melihat realitas sekarang, jawabannya adalah ‘’YA’’

Tampaknya sekarang hal itulah yang menjadi kendala bagi setiap organisasi khusunya Himpunan Mahasiswa. Karena, mungkin ada beberapa konsep yang diterapkan oleh suatu organisasi, dimana calon kadernya merasa tidak dapat mengikuti konsep itu.

 

Oleh: Besse Khusnul Khatima, Akuntansi 2015. Anggota Dept. Kesekhum Sema FEB-UH 2017-2018.

Add a Comment

Your email address will not be published.