Hening Cipta

10 November 1945

Kota Pahlawanku Berdarah

Enam belas ribu tunasnya tumbang

Memerangi serdadu kolonial

Sepucuk senjata api menemani

Sebatang bambu runcing menguatkan

Bersama semangat menggelora

Bertempur tak takut mati

Tidak peduli dengan nyawanya

Sebab semangat membara didada

Korbankan jiwa, raga dan harta

Demi lindungi Indonesia

Kini tepat 72 tahun

Sejarah itu tetap ditampakkan

Agar penerusnya tak buta dan tuli

Terlena buaian westernisasi

Sadarkah kita,,

Penjajah ingin mengulang sejarah

Menjara ibu pertiwi

Berkamuflase hipokrit

Musuh hadir bak teman

Oh bunga bangsa…

Kapan kau akan siuman

Perjuanganmu tak lagi dengan bertumpah darah

Tak lagi dengan angkat senjata

Seperti para pahlawan dikala itu

Tumbuhkan rasa nasionalisme dan patriotismemu

Tanah air menunggu diperjuangkan kembali

 

 

Sutrina Irayanti (Manajemen, 2016)

Add a Comment

Your email address will not be published.