Brief Review “Disruption”

Kemajuan teknologi dan informasi serta semakin canggihnya perangkat-perangkat yang diproduksi oleh industri seakan menghadirkan dunia dalam genggaman. Istilah ini sejajar dengan apa yang diutarakan oleh Thomas L.Friedman sebagai the world is flat bahwa dunia semakin rata dan setiap orang bisa mengakses apa pun dari sumber mana pun.

Ketika mobil bertenaga mesin menggantikan kereta kuda pada awal abad ke-20, dunia perlahan-lahan menyaksikan semakin pudarnya bengkel kereta  kayu dan peternakan kuda, kereta kuda beralih menjadi kereta besi bermesin peminum bensin. Pada saat bersamaan bengkel otomotif, perusahaan jasa asuransi dan pompa bensin hadir dalam kehidupan manusia. Demikian pula dengan sifat pekerjaan dari yang sebelumnya sangat dekat dengan alam dan tanpa mesin , tanpa polusi, tanpa kursus berubah menjadi sangat mekanis, polluted, berbasis keterampilan khusus. Di seluruh dunia manusia menyaksikan suatu peralihan: masyarakat pertanian-peternakan menjadi masyarakat industri dan jasa.

Kehebatan pun berpindah. Secepat angin bertiup yang tak hanya membunuh tapi membuat kita terenyak. Suatu peradaban baru yang menuntut manusia mengubah pola  pikirnya, a disruptive mindset, yang tak hanya harus sedia setiap saat, realtime, on demand  dan terbuka. Suatu peradaban yang dibentuk oleh Hukum Moore, yang mengubah kecepatan menjadi  eksponensial yang kemudian berhadapan dengan orang-orang yang masih berpikir secara linear. Suatu ketika saat peralihan terjadi, kita akan selalu menemukan kelompok orang yang tak siap dan menolak perubahaan. Pengangguran menjadi sesuatu yang tak terelakkan. Namun, masa peralihan itu juga membuat manusia mulai berpikir tentang pentingnya keterampilan khusus dan berpikiran terbuka.

Kini dunia tengah menyaksikan perpindahan dari mobil bertenaga bensin ke self-driving car yang dikendalikan teknologi informasi ( melalui platform). Petugas bengkel kelak bukan lagi seorang montir yang dikenal pada abad ke-20,melainkan para ahli IT yang bekerja dengan perangkat lunak. Munculnya telemedika dan wereable mengubah cara dan tentu saja model bisnis layanan kesehatan. Klinik-klinik spesialis yang hadir sedekat mungkin dengan pasien melahirkan jasa-jasa kesehatan baru yang berkualitas dengan harga yang semakin murah. Berkualitas tetapi harganya semakin dan lebih murah, bagaimana bisa? Itulah Disruption. Anda bisa menemukan kasus-kasus lainnya dalam buku ini,

Inilah buku yang bagus dibaca oleh para pengusaha, eksekutif, aparatur sipil negara (ASN), abdi masyarakat, pegiat sosial, guru dan orang tua untuk mencegah kegagalan dalam melangkah, membangun karier serta menciptakan masa depan perekonomian bangsa. Kita tak mungkin menapak ke masa depan yang lebih baik jika kebiasaan-kebiasaan lama yang tak lagi relevan masih kita pertahankan. A new chapter in economy is just begin, be aware!

 

Add a Comment

Your email address will not be published.