Fiersa Besari, Sebuah Perjalanan Menghapus Luka ( Garis Waktu)

“Garis waktu” terpilih sebagai judul karena mampu mempresentasikan titik titik peristiwa
penting sang penulis dengan orang yang akan ditujunya. Pada sebuah garis waktu yang merangkak maju, aka nada saatnya kau bertemu dengan satu orang yang mengubah hidupmu selamanya. Kemudia, satu orang tersebut akan menjadi bagian terbesar dalam agendamu. Dan hatimu takkan memberikan pilihan apapun kecuali jatuh cinta, biarpun logika terus berkata bahwa resiko dari jatuh cinta adalah terjerambab didasar nestapa.
Dimensi tentangmu pada sebuah garis waktu : pada bab ini penulis mencurahkan isi
hatinya yang pada awalnya hidupnya begitu teratur mulai pada malam hari dimana kumpulan tugas yang harus dibaginya dengan jam tidur. Kemudia pagi-paginya hanya repetisi membosankan untuk menyenangkan logika “katanya”. Kemudian seseorang datang yang kemudian mengubahnya, memorak morandakan jagat rayanya dengan cara yang termanis, merasakan dan mensyukuri segala hal yang cepat atau lambat akan berakhir “katanya” maka dari itu penulis memnta izin untuk menulis segala tentangnya, mengabadikan perjalananya agar dia tak lupa bahwa suatu ketika diantra perjuampaan dan selamat tinggal, kita pernah sekuat tenaga berjuang menyatukan perbedaan,meski diakhiri dengan kerelaan untuk menyerah. Diantara perjumpaan dan selamat tinggal, kau dan aku pernah menjadi kita ( Fiersa Besari) Hidup adalah serangkaian kebetulan “kebetulan” adalah takdir yang menyamar Perjumpaan yang Sederhana A pril, tahun Pertama. Bab ini menceritakan mengenai kekaguman penulis pada wanita yang ditemuinya yang mampu mengubah hidupnya dan menyebutnya sebagai malaikat yang sedang menyamar. Diakhir pertemuan mereka penulis berharap kelak dapat bertemu lagi sehingga ditemukannya senyum sesungguhnya dan berharap bias menjadi orang yang dapat membuatnya tersenyum. Jika kita berjodoh, walaupun hari ini dan tempat ini tidak bertemu, kita pasti kan tetap dipertemukan dengan cara yang lain. Sesuatu Yang Tumbuh Diam-Diam, Mei, tahun pertama : setelah pertemuan tersebut ia berharap segalanya akan normal. Namun nahasnya sebuah “ Hai! Apa kabar?” dari sang wanita kembali membuyarkan fokusnya.berkali kali ia mengatakan pada cermin bahwa perasaanya untuk sang wanita hanyalah euforia sesaat, yang akan hilang dalam hitungan hari. Namun dengan mudah sang wanita dengan mudah dan menyeretnya menjadi budaknya dan banyangan dicermin
mengejeknya “ makan itu cinta!. Cinta selalu bersemi ditempat,waktu, dan situasi yang tak terduga.
Jatuh cinta tidak mengenal ‘tipe’ kau takkan peduli fisik da nisi kepalanya. Yang kau
tahu hanyalah : jantungnya berdebar kencang bila berada didekatnya. Untukmu yang berjubah api mei, tahun pertama: untukmu yang berjubah api, hangatmu mencairkan hati yang membeku; hati yang sempat kudinginkan karena luka dimasa lalu. Jangan memikat jika kau tak berniat mengikat, jika ingin menetap, jangan menetap sebagai ‘tanda tanya’
tapi sebagai pengembaraan kau jernih diantara buram, nyata diantara nanar. Untukmu yang berjubah api, kuharap hangatmu takkan padam, karena aku tahu akupun tidak.
Perasaan laksana hujan; tak pernah datang dengan maksud jahat. Keadaan dan waktulah yang membuat kita membenci kedatangannya. Dan kemudian juni, tahun pertama : lagi lagi imajinasi sang penulis menertawaknnya karena selalu menemuinya. Sementara realitasnya? Mereka berdua hanyalah dua orang yang beralari. Aku sibuk menegjarmu, kau sibuk menghidariku. Oh tenang!. Aku tidak lelah. Justru aku menimati prosesnya “katanya” Menyayangimu sangatlah mudah, aku bias melakukannya berulang kali tampa pernah merasa bosan. Yang sulit itu cara menunjukkanya. Tak perlu meminta mereka untuk mengerti juni, tahun pertama: akhir-akhir ini kalimat ‘jadilah diri sendiri’ terasa klise’. Apakah seseorang bias menjadi diri sendiri? Bukankah diri ini adalah hasil kolektif prengetahuan yang kita dapat dari linkungan sekitar? Kalu begitu penulis menggantinya dengan kelimat “jangan berusaha menjadi keren,berusaha saja menjadi jujur’. Sebab banyak sekali orang yang merasa keren dengan cara mengikuti sekitarnya; memakai apa yang keren,sampai melakukan hal hal ngaci hanya karena ingin dianggap keren. Setidaknya jujur kepada diri sendiri; melakukan hal hal yang memang diinginkan oleh hati nurani, meski harus dihina oleh orang lain. Dirimu hanya ada satu dimuka bumi. Lebih baik dibenci karena berkata jujur, darpda disukai karena lidah menjilat. Pengagummu akan pergi setelah kau tak sesuai lagi dengan imajinasinya, tapi orang yang menyayangimu akan tetap tinggal betapa pun buruknya dirimu.dan diterima apa adanya tampa harus berpura pura menjadi orang lain,itu indah. Tak perlu takut. Tunjukan saja warna warnimu sesungguhnya. Bahkan lukisan terbaik seduniapun mempunyai pembenci dan pengkritik. Ketika kukira aku istimewa, Agustus tahun pertama: pada bab ini penulis menuliskan kekecewaannya pada sang wanita”kukira hanya untukku dirimu. Ternyata kau terbagi kesegala penjuru, spordis memberi angina surge pada kawanan pemangsa. Jika aku yang menenagkanmu,lantas mengapa ia ia yang memenagkanmu? Siapa gerangan dirinya?darimana datangnya? Mengapa aku tak melihatnya datang? Tampaknya, terlalu rapi kau sembunyikan musuhku dala selimutmu. Jadi selama ini, saat aku berharap,mungkin saja kau dan dia sedang bermalam mingguan. Saat aku terbua, mungkin saja kalian sedang bergandengan tangan. Saat aku hendak membantu masalhahmu, sudah ada dirinya yang menjadi ksatriauntukmu. Dan kalah sebelum berperang adalah perasaan yang sangat bmenyebalkan. Yah aku mengalah, karena aku percaya, kalau kau memang untukku, sajauh apapun kakimu membawamu lari, jalan yang kau tempuh hanya akan membawamu kembali padaku. Sekuat-kuatnya seseorang memandam, akan kalah oleh yang menyatakan. Sehebat- hebatnya seseorang menunggu, akan kalah oleh yang menunjukkannya. Kalau saja aku mampu, semptember tahun pertama: kalau saja aku mamp, sudah kukejar langkahmu,agar kita jalan berdampingan. Kalau saja mampu, sudah kuhiasi hari-harimu dengan penuh senyuman.kalau saja aku mampu, sudah kutemani dirimu saat dirundung kesedihan. Untukmu kau mampu. Karena aku pantas dengan semua pengorbanan. Rasa tidak terbatas takkan mempermasalahkan ketika kita berbalas
Penantian, oktober, tahun pertama.: biarlah ‘apa kabar’ menjadi ‘aku rindu’, jaga dirimu baik baik’ menjadi pengganti aku saying kamu’; pundaknya menjadi pengganti pundakku untukmu bersandar. Biarlah gemercik gerimis, carik senja, secangkir the dan bait lagu menjadi penggantimu. Waktu kini tak hanya diisi penantian,ada wajahmu disetiap detiknya. Jantungku kini tak hanya diisi darah, ada namamu disetiap detiknya. Zona petemanan, November tahun pertama; aku akan menjadi orang yang sama, merindukanmu dengan sederhana, mengejarmu dengan wajar, menyayangimu dengan luar biasa dan menyakitimu dengan mustahil. Ada ketulusan yang selalu datang menyapamu setiap hari. Kaunya saja menolak untuk melihat dan lebih memilih untuk menetap kea rah lain.
Dipukul mundur, desember tahun pertama; aku harap kau mengerti arti diamku. Jangan
risau. Aku sudah bias berpura pura tersenyum. Tugasku menghibur dunia, tidak kurang dan tidak lebih. Menaruh hati diatas ketidakpastian sikap sama saja dengan menaruh tangan ditangan seseorang yang sama sekali tidak ingin menggenggam. Ketika duniamu hancur berkeping-keping, februari tahun pertama: ketahuilah, beberapa tangan melepaskan genggamannya saat hidupmu bertambah sulit agar tanganmu kosong dan bisa
digenggam oleh seseorang yang takkan pernah melepaskanmu.

Seseorang yang tepat tak selalu datang tepat waktu. Kadang ia datang setelah kau disakiti oleh seseorang yang tidak tahu cara mengahargaimu. Pelarian, maret tahun kedua; pada bab ini penulis menganggap bahwa rela menunggu seseorang itu berarti bodoh itu berarti teguh pendirian. “aku ingin kau rindukan,aku ingin kau kejar,aku ingin kau buatkan puisi. Lalu aku bertingkah tak peduli, agar kau tahu rasanya jadi aku” Nyata yang menyakitkan jauhnlebih baik daripada fiksi yang menyenangkan Makhluk pecicilan bernama hati, mei tahun kedua: aku ingin memperkenalkanmu pada makhluk pecicilan yang tak bisa diam. Ia mengatakan itu ‘hati’. Kebutulan itu milikku, dan kebetulan juga dia mengejarmu. ‘hatiku memang gila’. Jatuh hati tidak pernah memilih. Tuhan yang memilihkan. Kita hanyalah korban. Kecewa adalah konsekuensi, bahagia adalah bonus. Menjadikanmu poros semesta, mei tahun kedua: dan disinilah sang penulis untuk berterus terang mengenai segala yang terpendem selama ini. “apapun reaksimu, aku sudah siap. Aku lelah bersembunyi memikirkanmu’. “aku tidak mahir mengejar, tapi aku tahu cara menunggumu. Aku tidak mahir berkata kata, tapi aku tahu cara mendoakanmu”. Aku tidak tahu dimana ujung perjalanan ini, aku tidak bisa menjajikan apapun. Tapi, selama aku mampu, mimpi-mimpi kita adalah prioritas. Oleh karena itu, maukah kau bersanding denganku. Akan tiba saatnya kita temukan alas an tepat untuk berjuang. Jika telah tiba, genggam erat. Sesuatu yang istimewa takkan datang dua kali. Saat hati kita melebur: juni tahu kedua; kita memutuskan untuk mencoba. Seberat apapun hidup, sehebata apapunperbedaan, kita memutuskan untuk mencoba. Jadi, jangan menyerah…jangan hari ini. Tidak perlu bersama selamanya. Selamanya itu terlalu lama. Seumur hidup saja. Untukku, itu sudah cukup. Dimensi stelah kedatanganmu, juli tahun kedua: terima kasih telah menuntunku untuk tersenyum ketika berenjaktidur. Jika kata ‘sayang’ terlalu berlebihan untuk memparkan apa yang kita rasakan, biarkan aku nmenjadi seseorang ketika kau rapuh, dan menarikmuturun ketika kau terlalu angkuh. Kana tetapi, jika kata ‘sayang’ tidak berlebihan, maka izinkalah aku mengucap ‘aku menyayangimu’ tampa batas waktu. Cinta membuatmu bertekuk lutut. Jika ia merendahkanmu, tinggalkan. Jika ia rela bertekuk lutut bersamamu, jangn lepaskan. Perbadaan, agustus tahun kedua; perbedaan itu indah. Sebuah hubungan yang dilandasi oleh perbedaan akan sangan menyenangkan. Berbagai perspektif aka sangat menyenangkan.

Selama aku dan kau bisa memperjuangkan apa yangn kita berdua rasakan, sesulit apapun itu, aku yakin ada jalannya.

Oleh : Sri Rahayu ( Departemen Pengaderan Sema FEB-UH 2019/2020)

Add a Comment

Your email address will not be published.