MAHASISWA BARU BERGERAKLAH UBAHLAH KAMPUSMU PART 1

“Sejarah Dunia Adalah Sejarah Anak Muda, Apabila Anak Muda Mati Rasa Maka Matilah Sejarah Sebuah Bangsa.”
Pramoedya Ananta Toer-


“Ketenangan Yang Membuat Kita Terlena Mungkin Lebih Berbahaya Daripada Ribut Yang Membuat Kita Terus Terjaga”
Billi S Pilim-


Kalian adalah generasi melenial atau yang kerap dengan sebutan generasi Z. Sebutan untuk generasi anak muda yang pragmatis, kreatif, inovatif, dan paham teknologi. Generasi yang katanya suka berpetualang, tak begitu senang dengan zona nyaman dan selalu suka mengeksplor hal baru. Sungguh merupakan ciri generasi yang menakjubkan. Jika benar seperti itu pasti kuliah akan penuh dengan pengalaman yang mengaggumkan. Tak gampang kalian akan didoktrin tentang kelulusan. Tak mudah kalian diperintah untuk patuh. Bahkan mungkin juga tak gampang dosen akan mengajar kalian diruang-ruang perkuliahan. Sebab ruang perkuliahan pasti diramaikan dengan pertanyaan-pertayaan kalian yang liar. Ruang- ruang perkuliahan akan disibukkan dengan debat dan saling berdiskusi. Jika benar begitu disana lah bisa muncul api pergerakan kerena kampus bergejolak lewat debat, kegelisahan dan pertanyaan. Karena yang ada bukan ketertiban tapi keberanian untuk menyatakan kebenaran. Hanya saja kekuatiran muncul bahwa kalian tak seperti itu. Kerena kampus hari-hari ini bukan lagi ladang indah menanam ide-ide radikal. Kini tempat itu lebih bagus dan bahkan lebih mengaggumkan. Ruangan kelas penuh dengan fasilitas agar proses pembelajaran teresa lebih nyaman. Pembangunan sarana prasarana terus dilakukan diberbagai sedut-sudut kampus untuk memperindah tampilan kampus. Taman kampus dibangun semenarik mungkin dengan bangku dan bunga untuk memberikan kesan sejuk dikampus. Tiap jalan masuk kekampus dijaga oleh satpam yang siap siaga. Belum lagi para dosen yang berpenampilan keren yang merupakan contoh bagaimana berpenampilan ketika mengikuti proses pembelajaran diruang kelas. Tak hanya itu ada juga kelas internasional yang pengantarnya menggunakan Bahasa asing. Aktivitas mahasiswa pun komplit dan tinggal milih. Kalian bisa ikut lomba apapun di kampus sekarang ini. Lomba pidato, lomba wirausaha, hingga olahraga. Singkatnya kampus menjanjikan bukan hanya gelar tetapi juga berbagai kegiatan yang bisa membuat kalian merasa istimewa ketika bisa berpartisipasi didalamnya. Iklan kampus saja sudah serupa dengan tempat wisata yang menampilkan deretan mahasiswa yang riang tertawa gembira. Kalau boleh aku bercerita sedikit masa lalu mengenai kampus, kampus kala itu berbeda jauh dengan kampus hari ini yang begitu megah. Pos satpam hampir tidak ada. Dosen mirip dengan mahasiswa. Bedanya hanya mereka berusia lebih tua. Hanya itu, karena dalam soal bacaan mahasiswa dan dosen berlomba. Terutama dalam soal analisis. Mahasiswa memang tak sepintar dosen tapi seringkali mahasiswa membantah gagasan si dosen. Kelas bukan tempat berdoa, dimana hanya diam dan mengangguk-ngangguk. Ruang-ruang perkuliahan menjadi tempat pertarungan ide, dimana pikiran diadu untuk dicari mana yang lebih sesuai. Mungkin itu sebabnya kampus, buat mahasiswa kala itu, bukan tempat belajar saja melaikan juga medan berlaga. Bertarung dengan kekuasan otoriter dan berdebat dengan ide yang konservatif. Itulah sebabnya mahasiswa kala itu betah berada dikampus. Banyak yang menyelesaikan kuliahnya dalam tujuh tahun atau bahkan ada yang bisa lebih sampai 10 tahun. Kampus mirip tempat dimana waktu dan usia melintas dengan perlahan. Kampus menjadi tempat pencarian jati diri sebelum betul-betul kembali kemasyarakat. Kini suasana kampus sudah sangat berubah. Ruang-ruang perkuliahan tidak lagi dipadati
dengan debat. Kuliah dilalui dengan cara sederhana, datang dengarkan lalu pulang. Tak ada yang terlambat masuk kelas dan tak ada yang ketinggalan ketika pulang. Mirip tontonan bioskop ketimbang kuliah. Kini kalian bercanda atau menghabiskan waktunya ketika selesai kelas dikantin ataukah langsung pulang dan kembali berpetualang dengan gadjet kalian. Kampus makin padat dan kian sesak. Kalian duduk dikelas Bersama tapi tak saling menyapa. Kalian berdekatan tapi tak berteguran. ruang perkuliahan dengan kurikulum telah membuat cita-cita kalian dangkal: menjadi jutawan. Hidup dengan kenyakinan mendapat untung dengan iman yang bermodal uang. Muda lulus dengan prestasi yang bagus kaya terus berkeluarga. Kemudian pelan-pelan mati dengan penyakit yang mudah diduga. Beginilah kampus hari ini dengan segalah kemegahannya. Kalian semua tentu tau kampus yang begitu megah itu tentu tak gratis. Bayaran kulaih tak lagi murah seperti dulu. Tentu saja kalian paham ongkos jadi mahasiswa itu besar dan banyak sekali. Maka orang tua kalian menuntut hal yang sama : bereskan kuliah secepatnya karena biaya kuliah yang gila. Kalian pun punya pendapat yang serupa: kuliah mahal maka jangan buat banyak perkara. Ikuti saja perintah dosen dan patuhi saja aturan yang ada didalam kampus. Itu sebabnya kampus lalu meluncurkan slogan-slogan tentang keberhasilan seorang mahasiswa: kuliah tertib, tinggi nilai dan cepat selesai. Apa yang terjadi dikampus hari ini telah membentuk jati diri kalian menjadi mati rasa dalam menjalani hidup kalian.

Add a Comment

Your email address will not be published.