Resensi Buku: Yang Bertahan dan Binasa Perlahan

RESENSI BUKU

Nurul Fadilla burhanuddin
Ilmu ekonomi 2017

 

Judul                           : Yang Bertahan dan Binasa Perlahan
Pengarang                   : Okky Madasari
Tahun terbit                 : 2017
Ketebalan buku           : 196 halaman

Cerita-cerita dalam buku ini ditulis oleh sang penulis dari tahun 2007 hingga 2017. Beberapa cerita ini lahjir sebelum sang penulis menerbitkan beberapa bukunya pada tahun 2010. Penulis mengatakan bahwa cerita ini lahir seiring perjalanan pemikiran dan kesadarannya. Ada yang lahir di tengah keterbatasan pikiran, ada yang lahir ditengah keluasan cara pandang. Ada yang ditulis sebagai pelarian, ada yang memang sengaja ditulis untuk mengusik rasa nyaman.

 

Dan penulis mengatakan bahwa proses bercerita terus bertumbuh, beradaptasi, menantang dan menguji dirinya. Penulis juga mengatakan cerita yang dia buat dari satu decade ini, bercerita tentang manusia dan pertarungannya. Baik itu pertarungan dengan diri sendiri, maupun dengan segala hal diluar dari dirinya.

Menurutnya, cerita dalam buku ini adalah serangkaian kisah tentang pertarungan dan daya tahan manusia. Ada yang melawan dan bertahan, ada yang lari dan menyembunyikan diri, ada yang tak punya pilihan selain binasa perlahan.

 

Dan menurut penulis, cerita dalam bukunya ini adalah saksi bagaimana dirinya melalui pertarungan-pertarungan dalam hidupnya hingga akhirnya membentuk daya tahan yang tak pernah bisa dia bayangkan sebelumnya. Buku ini bertemakan bagaimana kehidupan manusia itu sendiri dan bagaimana menghayati makna kita sebagai manusia dalam menjalankan hidup di muka bumi.

 

Tokoh-tokoh dalam buku ini sangat banyak setiap babnya. Alur yang digunakan dalam cerita ini adalah alur mundur, bagaimana buku ini berkisah tentang suatu kejadian masa lalu pada tahun 2007-2017.

 

Keunggulan dari novel ini menurut saya pribadi. Penulis mampu membawa para pembaca kembali mengingat beberapa kejadian di masa lampau. dan beberapa kisah yang diceritakan penulis dalam buku ini, ada kisah yang pernah diberitakan di televise dan ramai di bincangkan di media sosial. Penulis mampu menceritakan bahwa sebenarnya, sebenarnya setiap kejadian itu memiliki alasan kenapa kejadian itu bisa terjadi dan pasti ada penyebabnya. Dan penulis mampu mendeksripsikan itu sehingga, pembaca dapat memngetahui hal yang sebenarnya belum pernah disampaikan atau disembunyikan dalam setiap kejadian. Mau itu yang pernah di siarkan di televisi maupun hanya di dengar dari mulut ke mulut.

 

Kelemahan dari buku ini menurut saya pribadi,ada beberapa kisah yang setiap akhir ceritanya itu ambigu. Penulis tidak menjelaskan ahir cerita dengan jelas dan bagi pembaca pemula, dia tidak mampu mendapatkan makna dari kisah itu.

 

Kesimpulannya, bahwa buku ini bercerita tentang makna kita sebagai manusia menjalankan setiap kehidupan yang dilalui. Apakah kita mampu atau tidak mampu. Jika kita tidak mampu dan terus bertahan mungkin kita akan binasa perlahan. Tapi jika kita mampu menjalaninya dengan baik dan ikhlas pasti kita akan mendapatkan hal yang tidak dapat kita duga. Seperti pada kisah pertama dalam buku “yang bertahan dan binasa perlahan”. Bagaimana buku ini mengajarkan kita bahwa, kehidupan itu sangat susah di jalani. Yang mampu bertahan pun akan binasa, apa lagi yang tidak mampu bertahan. Hidup harus dijalani dengan ikhlas.

Add a Comment

Your email address will not be published.